Home

Semua orang pasti memiliki kesibukan, berbagai keperluan terkadang di-cancel karena kesibukan, sibuk menjadi kata yang lumrah diucapkan, ketika tidak bisa datang ke acara pernikahan, tidak bisa ikut meeting, tidak bisa berkumpul dengan keluarga… dll, namun apakah pengertian sibuk itu sebenarnya? apakah semua orang memiliki persepsi sama dengan kata “sibuk”, hmm… yang ada di pikiran gw sekarang pengertian sibuk adalah “menganggap kurang penting”. Ketika kita meng-cancel ketemuan dengan teman kita, tentu kita memiliki keperluan lain, dan menurut gw keperluan lain tersebut lebih penting.

Begitupun dengan kurang konsistennya gw dalam mengisi blog ini, jika gw beralasan gw sibuk… atau lagi cari ide, atau lagi males, sebenernya yg gw pikirkan yaitu dalam beberapa minggu ini menulis blog bukan hal yang sangat penting. Lebih banyak hal penting diluar sana yang perlu diberikan solusi kongkret. Entah itu meeting, bekerja di kantor, mengembangkan/memperbaiki usaha, hingga tidur sekalipun akan sangat terasa penting. Lalu saat ini ketika gw mengetik, gw jadi terpikir kembali ketika dulu gw memutuskan untuk membuat blog, ada disini linknya.

Di awal-awal usia gw menuju 27 tahun, yups.. tgl 26 maret 2011 kemarin, gw menginjak usia 27, 2 ditambah 7 sama dengan 9, perfect number for perfect life.. i hope so.. Ketika berbicara usia, biasanya berbicara tentang target, berbicara tentang prestasi. Namun sebelum berbicara target, tentu berbicara rasa syukur kepada pencipta gw, dan orang yg berjasa bwt gw. THnks to Allah SWT yg udah ngasi umur hingga gw hingga sekarang, dan masih memiliki kehidupan normal. Begitupun dengan orang2 di sekitar gw yg masih mendukung dan mendoakan gw untuk menjadi lebih baik.

Target gw di usia 27 ini yang menjadi prioritas adalah pernikahan, gw merasa pernikahan adalah prestasi yg harus dicapai untuk menjadikan hidup lebih berarti. Dengan pernikahan, gw bakal lebih besar memikul tanggung jawab, dengan menikah gw belajar  mengkompromikan ego gw, dengan menikah, gw berhasil memenuhi separuh dari agama gw. Dan gw yakin jika gw berhasil menemukan orang yg tepat, maka kehidupan gw ke depannya akan semakin baik dan bermakna baik untuk masy, keluarga, ataupun diri gw sendiri.

Jadi mulai hari ini, proses menuju pernikahan adalah hal yang gw anggap sangat penting, begitupun dengan blog ini, jadi inget lagi kata salah seorang teman, “Chan… berbuat baik itu gampang, yang susah itu berbuat baik terus, solat tepat waktu itu gampang, yg susah itu solat tepat waktu terus”, dan gw menyimpulkan, bahwa membuat blog or nge-blog itu gampang, yg susah itu nge-blog terus/konsisten mengisi blog itu. Bahkan menurut Rene Suhardono, agar kita terbiasa maka harus melakukannya selama 21 hari, jika gagal, resikonya memulai dari awal.

Bahasan yg sangat ngelantur kali ini, sama ngelanturnya dengan judul, maupun gambar di atas🙂

CH

One thought on “welcome back…

  1. yang penting kawinannya atau proses kearah sana dan sesudah kawinannya chan??…. kata orang kawin gampang tapi yg susah kawin dan mempertahankan dan menjadikan perkawinan menjadi sesuatu yg “baik”. kan gak mungkin pake konsep rene tadi, kawin 21 hari kalo gagal ya diulang dari awal lagi hehehehehe……..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s