Home

Masjid ini sebenarnya pas bgt depan kantor gw, solat di kantor juga bisa kali yah. Kebiasaan jelek gw biasanya abis denger azan baru ngambil wudhu terus berangkat deh. Ketika duduk di lantai dua, gw langsung mendengar Pak Ust. (maaf pak, saya belum menanyakan ke pengurus masjid nama bapak) berbicara bahwa harus ada pembenahan dalam mendidik anak.

Pak Ust. bercerita bahwa dia pernah bertemu dengan salah satu rekannya, yang memiliki 11 anak, dan ternyata kesebelasnya hafiz (hafal al-quran), kemudian dia bertanya bagaimana mendidik anak-anaknya menjadi seperti itu, kemudian rekannya menjawab, bahwa saya selalu mengingatkan kepada anak saya, kalian harus mengingat mati dalam keadaaan khusnul khotimah (berada di jalan Allah), mau apapun kesuksesan yg dicapai oleh semua anaknya, tetap harus mengingat hal tersebut.

saya selalu mengingatkan kepada anak saya, kalian harus mengingat mati dalam keadaaan khusnul khotimah

Luar biasa yah kl punya bapak kayak gitu, bapak gw daridulu banyakan ngomongin kesuksesan duniawi, dan gelar pendidikan, yah standar lah kayak bokap yg laen. Berarti temennya pak ust. itu lebih modern sepertinya, hehe. Kemudian Pak Ust. mengingatkan bahwa lebih baik jika berbicara terhadap anak kalimat yang sesuai yaitu semoga anak mampu menjadi guru yang baik, bukan murid yang baik, karena seorang guru mampu berbagi terhadap sesama, sedangkan murid biasanya hanya menerima.

anak mampu menjadi guru yang baik, bukan sekedar murid yang baik

Yang terkhir Pak Ust. mengingatkan jangan terjebak dengan hasil riset psikologi bangsa barat, yg memberikan kompromi lebih besar di usia remaja, dimana psikologi barat meng-kategorisasikan berdasarkan usia, yaitu anak-anak, remaja, dan dewasa, sehingga banyak kasus ketika seorang remaja melakukan kesalahan yg melanggar dari norma, orang tua beranggapan, maklum masih muda….

Padahal dalam islam kategorisasi hanya bedasarkan baligh dan belum baligh, bagi usia baligh, mereka sudah mampu bertanggung jawab, dan tidak ada kompromi, segala macam tindakan akan diminta pertanggung jawabannya di akhirat nanti.

CM

One thought on “materi khutbah (jumatan di masjid at-taqwa cipedak)

  1. Like Thissss…. dan jika sudah akil baligh dan mampu secara lahir dan batin maka ada kewajiban untuk menyempurnakan separuh agama dengan menikah hehehehe… pisssssssssss

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s