Home

Kenyang dan ngantuk, hehehe… dua hal itu yg gw rasakan ketika mendapatkan klien sebuah usaha catering industri di daerah Cikarang, tepatnya di jababeka II. Sampai disana pasti pihak klien selalu menanyakan “sudah makan mas?” Karena ini kedatangan gw yg ketiga, dimana sebelumnya gw hanya melakukan presentasi dan survei tempat, akhirnya sebelum berangkatpun gw sudah berencana untuk tidak makan terlebih dahulu, hahaha… dan parahnya lagi, om bardo, dan sendy (fotografer) berfikir sama. Secara perusahaan catering ini setiap hari memberi makan karyawan unilever yg berjumlah ribuan, kalo ga salah sekitar 4 ribu porsi, itu baru 1 klien mereka, belum yg lain, berdasarkan hal tersebut maka kita berfikir, kita bertiga mau nambah ampe bego juga ga bakal ketahuan, secara mereka sekali masak berapa porsi, hehe… oiya gw kenalin dlu, klik disini untuk mengetahui profil fotografernya.

Disana sepertinya gw yg paling pemalas🙂, secara gw ga begitu mengerti mengenai proses pemotretan food, lagian gw kan sibuknya di bagian desain web. Tapi kalo melihat rekan gw bekerja sih, gw yakin bgt hasilnya bakal 4 thumbs up🙂, secara om bardo itu food stylist restoran sate tomang yg salah satu cabangnya ada di Cipete, pengalamannya di dunia desain tak perlu diragukan lagi, kl kita liat iklan jeans LEA, hampir sebagian besar desainnya dikerjakan oleh om bardo, trus diduetin sama fotografer terhandal yg gw kenal, kl ga percaya liat sendiri ajah profilnya.

Sebelum melakukan pemotretan tentu gw sudah memberikan brief ke rekan-rekan gw, bagaimana nanti foto yang akan ditempatkan di website, dari mulai arsitektur flow, hingga menu dan tata letak interface webnya seperti apa, agar antara konsep, foto, content/teks, hingga layout web saling terintegrasi. Saat ini pun pengerjaan website belum rampung, copywriter dan desainer gw sedang melakukan jobdesk-nya, setelah proses itu selesai dan di acc oleh klien, barulah masuk ke fase programming.

Pengalaman ini sangat berharga buat gw, ternyata makanan yg kita lihat di foto ini sebenarnya tidak bisa dimakan lho.. maksud gw ternyata ikan, udang, dan beberapa lauk yg difoto ini tidak dimasak hingga matang, bahkan ada beberapa yg masih mentah. Kenapa seperti itu? karena lauk yg sudah matang biasanya bentuknya tidak akan utuh lagi, ada beberapa yg hancur akibat minyak panas, atau ketika proses pengangkatan dari wajan. Selain itu warna lauk yang sudah matang biasanya kurang menarik, dan terlihat lebih kusam. Untungnya gw udah ngerasain dulu makanannya sebelum melihat foto ini, jadi gw tahu ga cuma enak dilihat fotonya, tapi rasanya juga enak, lagian kl gaenak gamungkin jg unilever bertahun-tahun menjadi klien tetap muliacatering ini.

Maaf jika belum bisa memperlihatkan hasil jadi webnya, domain dan hostingnya sih sudah diurus, yaitu http://www.muliacatering.co.id, tapi web ini belum bisa dinikmati, mudah-mudahan di bulan februari 2011 web ini sudah rampung semua. Yang pasti gw ngerasain yg namanya gerah di dalam suatu ruangan berjam-jam, karena suhu ruangan yg naik akibat banyaknya kompor yang menyala🙂 kemudian melihat sembako dan kerupuk yg begitu banyak, terus repotnya ketika proses pembuatan dan pengiriman makanan, ngeliat nyokap gw masak untuk keluarga gw ajah udah ribet, apalagi ngeliat beberapa orang yg masak untuk ribuan orang, hehe…

salam kenyang🙂

CH

*maaf jika kualitas foto yg ditampilkan menurun akibat proses kompresi file

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s