Home

hari senin, 20 oktober, tepatnya pukul stgh2 siang, ketika sinar matahari membuat bayangan kita semakin pendek, dan sinarnya langsung terasa di kepala, gw berdua dengan rekan gw mulai mengitari wilayah jakarta selatan menggunakan motor bebek dengan jaket tebal. sambil berkata “kita siap menantang matahari, heheh.. ” akhirnya kt kluar kantor. lokasi pertama yg dituju adalah duren tiga, kita sengaja memulainya dari jarak terjauh (posisi kantor gw di cilandak), ketika melewati buncit yang puanjang, kami mengendarai motor dengan pelan, hal itu disengaja, karena untuk mempermudah penglihatan kami terhadap plang “dikontrakkan/disewakan”. Disepanjang jalan buncit pun kami melihat ada beberapa ruko dan perkantoran yg disewakan, namun harganya masih terlalu tinggi bagi kami, karena salah satu kenalan kami menyewa dengan harga 60juta pertahun.

Akhirnya tiba di daerah duren tiga, penglihatan gw terhenti ketika melihat sebuah tulisan disewakan, yg dari luar terlihat suasana restoran, tepatnya didpn perkantoran yg baru dibangun, disebelahnya pun ada beberapa ruko yang sedang dibangun. Ketika melihat langsung tempat tersebut sebenarnya gw langsung tertarik, karena suasananya sangat “hommy” namun ternyata tempat tersebut bekas rumah makan dan toko buku yang sudah bangkrut, dan ia tidak menyewakan bangunan tersebut terpisah/tersekat-sekat, tetapi satu paket. karena tempat tersebut terlalu besar, maka kami mengurungkan niat untuk bertanya lebih lanjut. Kami langsung pergi menuju tempat berikutnya. Kebagusan… yups itu daerah berikutnya yang kami tuju, setelah kantor indosat M2, beberapa ruko berderet disana, dari mulai yg cocok dibuat warung/bengkel, hingga kawasan perkantoran, ada 1 tempat yg membuat gw tertarik, ruko tersebut masih terlihat baru, dan kawasannya didepan town house, namun untuk kantor 1 lantai harga 40jt masih sangat tinggi.

Setelah 2 tempat kami tuju, akhirnya kami menuju srengseng sawah, disana ruko besar 2 lantai harganya masih berkisar 25juta, harga tersebut sama dengan tempat di pondok labu yang berukuran kira2 3x4m. Namun untuk daerah srengseng sawah kami masih memperhitungkan jarak dan juga luas bangunan, karena luasnya bangunan tersebut lebih cocok untuk membangun sebuah bank ketimbang kantor desain, hehehe.

kalo dari cerita diatas sebenernya bs diringkas,

laporan riset tempat hari senin:

– warung buncit (2stgh lt): 60jt

– kebagusan (2 lt, bangunan baru): 40jt

– Srengseng sawah (2lt, bangunan baru): 25jt

hahaha… trus ngapain gw bertele-tele nyampe pk kata-kata, “ketika”

yaaa… terkadang seseorang menolak sebuah kebenaran, tp tidak ada satu orang pun yg menolak sebuah cerita. tapi dalam tulisan ini gw ingin menyampaikan rate harga daerah jakarta selatan ya… sgitu (tp maaf jika gw terlalu cepat menyimpulkan :D), itu blon kemang, radio dalem, dan antasari.

Ya… bginilah perjuangan enterpreneur, tapi jujur, semuanya itu menyenangkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s