Jejak Bisnis Rasul

Buku ini sudah beberapa bulan yg lalu gw beli, ketika mendapatkan sedikit rejeki, memang gw selalu mengalokasikan untuk membeli minimal  1 buah buku, dan saat itu yg terpikirkan adalah buku yang berhubungan dengan dunia enterpreneur dan religi, dan sifatnya mampu diimplementasikan secara langsung. Yang muncul dipikiran gw yaitu mengikuti cara berbisnis Rasul, karena di usia muda beliau sudah memulai menjadi enterpreneur. Akhirnya di toko buku gramedia gw mengitari buku-buku yang berhubungan dengan bisnis rasul, disana gw merasa bingung, mana yg menurut gw sesuai dengan bisnis yg gw jalanin yah, hmm… akhirnya piihan jatuh ke jejak bisnis rasul penerbit mizan karangan Muhammad Sulaiman, Ph.D dan Aizuddinur Zakaria. Pertimbangannya karena penerbit, jumlah halaman, cover, dan review singkat di halaman cover belakang, tapi kurang mempertimbangkan pengarangnya, maupun best seller atau tidak.

Di halaman cover belakang buku ini diterangkan bahwa buku ini membahas mengenai:
- Re-branding: Mengubah Yatsrib menjadi Madinah
- Pemasaran holistik: Strategi Rasulullah membagi  pasukan dalam peristiwa Fathu Makkah
- Visioner: Rasulullah menyetujui perjanjian Hudaibiyah

Buku ini sebenarnya sangat menarik, namun sayang segmentasi penerima buku ini kurang spesifik, seperti apakah buku ini untuk pemula, atau yg sudah berpengalaman, atau untuk profesional yang ingin terjun ke dunia enterpreneur. Karena bahasan di dalamnya begitu beragam, sahingga gw pun membacanya terpaksa harus secara acak, ada yg gw belum mengerti dan begitupun sebaliknya.  Pembagian buku ini antara lain:
Bagian 1: Semuanya berawal dari sini
Bagian 2: Manajemen ala Rasullulah, disini dijabarkan bagaimana cara mengelola hutang, waktu resiko, kesehatan, rapat, dll…
Bagian 3: Public Relations ala Rasulullah
Bagian 4: Strategi marketing ala Rasulullah, disini dijabarkan melalui konsep pemasaran, segmentasi pasar, differensiasi menurut islam, perang penjualan, strategi perang, hingga pasar global
Bagian 5: Berkompetisi ala Rasulullah
Bagian 6: Branding berdasarkan sunah
Bagian 7: Pengelolaan SDM ala Rasulullah
Bagian 8: Rekan Bisnis pilihan Rasulullah
Bagian 9: (CSR Corporate Social Responsible)
dan di bagian akhir ada konsep bisnis dalam islam, yg berisi istilah-istilah yg digunakan.

Jika ditanya: chan, buku ini bagus ga?
Bagus sih, karena banyak informasi yang gw dapat disini, seperti Al Quran dan Hadist yang melatar belakanginya, dan hadistnya pun Bukhari dan Muslim, jadi tidak perlu diragukan lagi shahih tidaknya. Selain itu buku ini pun menggambarkan teori-teori yang berhubungan dengan bisnis, seperti marketing, manajemen, pengelolaan SDM, kompetisi, branding, dll. Jadi buku ini berisi banyak content yg penting, namun tetep menurut gw buku ini alur membacanya masih kurang enak, seperti buku yang diperuntukkan untuk akademisi, kl dalam film mungkin buku ini berisi lebih banyak klimaks dibandingkan anti klimaks atau openingnya.

Buku ini kurang bercerita, dimana keterlibatan subjektif penulisnya kurang, karena harapan gw diawal adalah penulis buku ini mampu lebih banyak bercerita mengenai pengalamannya, jadi antara teori bisnis, teori agama, dan pengalaman memiliki porsi yg sesuai, sehingga pembaca merasa terlibat di dalam isi buku ini. gw sih ga nyesel beli buku ini, karena untuk sebuah koleksi, buku ini bagus kok, jika gw sedang membutuhkan dalil mengenai hal-hal yg berhubungan dengan bisnis, gw tinggal melihat rak buku gw deh.

Tapi buku ini kurang nyaman untuk dibawa jalan, misal untuk dibaca di kendaraan umum, atau ketika menunggu rapat/sesorang, karena seperti yg gw udah jabarin diatas, memang bukan novel sih, tapi terus terang gw lebih suka membaca buku yang unsur subjektivitas penulisnya terasa.

CH

Do Good (bagaimana desainer dapat mengubah dunia)

Beberapa bulan lalu gw mendapat info dari salah satu rekan (pdhl bukan desainer, tp praktisi green) katanya bagus loh buku ini, hmm.. sebelumnya pernah liat sih di web dgi, tapi pas liat masih bahasa inggris dan dapetinnya gatau dmn masih rada males, eh pas tau udah terjemahan bahasa indonesia, dan bisa di beli di toko aikon (kemang selatan) langsung deh meluncur ke sana.

Spesifikasi bahan yang digunakan di buku ini pun sudah menarik, yaitu menggunakan kertas leces (daur ulang 100%, dan produk lokal) walaupun sayang tidak dijual per lembar, melainkan gulungan.

Serunya buku ini tidak berbicara mengenai teknis desain, atau sekedar tampilan desain yang bagus seperti apa, melainkan mempengaruhi pola pikir, bahkan tindakan desainer dalam berkarya. Buku ini menyentuh ideologi mendasar seorang desainer, apakah mereka good desainer and good people, or hanya salah satunya saja.

Di buku ini membahas mengenai karya desain yang mengeksploitasi dunia wanita, dan beberapa desain yg tidak jujur dalam menyampaikan pesannya, sehingga penerima pesan bukannya ter-edukasi, melainkan pembodohan yang terjadi, dan hal tersebut hanya untuk kepentingan profit semata, perlu diingat bahwa peran desainer disana sangatlah nyata. Selain itu David B. Berman menjabarkan begitu antipatinya dia dalam menilai iklan rokok, biarpun iklan rokok memiliki kreativitas yang tinggi, namun secara produk David melihat tidak ada nilai positifnya.

Di buku ini pun tidak ketinggalan kritik mengenai perusakan lingkungan, dimana banyak sekali desain yang dihasilkan oleh beberapa perusahaan membuat masyarakat menjadi lebih konsumtif, dan ini mengakibatkan langit kotor, kutub mencair, laut marah, dan bumi hancur. Ada beberapa quots di buku ini yang sangat menarik, seperti salah satunya,

Desainer membuat sampah paling indah di bumi

Scott Ewen, Emigre

David mengajak para desainer untuk berjanji berbuat kebaikan, dengan cara: SEGERA (waktu untuk bertindak adalah sekarang), 1. ETIKA (saya akan jujur dalam bekerja), 2. PRINSIP (saya akan jujur pada diri sendiri), 3. USAHA (saya akan menyediakan paling tidak 10% dari waktu kerja saya untuk memperbaiki dunia).

Gw sebagai enterpreneur yang berhubungan dengan desain, merasakan buku ini sangat bermanfaat, gw memiliki kapasitas untuk melakukan perubahan yang bersifat kolektif, dimana perubahannya dapat terjadi pada seluruh personil gw, misal dengan lebih selektif mencari klien, dan mampu memberikan solusi bagi klien gw agar lebih jujur, dan tentunya tidak melanggar janji yang telah disebutkan oleh David di bukunya.

salam good design and good people

CH